Minggu, 20 Desember 2009

Pengaruh Negatif Teknologi Penyebab Pemanasan Global

Font Size   Perkecil  Reset  Perbesar 

Pemanasan global bukanlah hal yang asing bagi kita saat ini. Hampir setiap hari kita merasakan efeknya. Bagaimana tidak . Tidak di ayalkan oleh kita juga sebagai umat manusia kurang memikirkan lingkungan hidup, yang akhirnya berimbas pada manusia sendiri. Walaupun tidak semua manusia tidak memikirkan lingkungan. Buktinya kini mulai banyak organisasi-organisasi Greenpeace. Mungkin salah satu penyebab pemanasan global ini adalah bekembang pesatnya teknologi namun kurang di imbangi dengan pengembangan lingkungan hidup.


Sebelumnya mari kita telusuri fenomena tentang pemanasan global ini. Dari hasil analisa suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1.1 hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100. Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil. Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.

Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim,serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuwan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa, jika ada, tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto, yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.

Teknologi yang pesat memang sangat terasa bagi kita . Dari mulai adanya kendaraan bertenaga mesin, majunya jaringan komunikasi , dan lainnya. Namun ternyata banyak dampak negatif . Dapak negatif itu antara lain :
1. Polusi 
Dampak polusi memang sangat terasa ,apalagi di kota-kota besar .Dengan banyaknya aktifitas tentu saja penggunaan energi menjadi semakin meningkat. Hal itu dapat meningkatkan jumlah karbon dioksida dan bisa menyebabkan semakin menipisnya lapisan ozon bahkan bocor. Tentu saja radiasi matahari lebih terasa efeknya.
2. Perubahan cuaca
Perubahan cuaca merupak dampak kelanjutan dari polusi tadi. Tentu saat ini kini sudah merasakan dampak itu. Buktinya saat ini cuaca mulai tidak menentu. Dan perubahan waktu cuaca pada semestinya.
3. Berkurangnya Tanaman Hijau
Tentu saja dampak ini amat vital terhadap masalah pemanasan global. Bagaimana tidak, Penghasil oksigen di bumi semakin banyak berkurang yang menjadi kelangsungan hidup mahkluk hidup di bumi. Karena kita tahu bahwa tanaman hijau adalah penghasil Oksigen. Maka di perlukan upaya yang intensif untuk menangani masalah ini.

Dari contoh dampak pemanasan global diatas mungkin perlu penanganan khusus untuk mengatasi dampak - dampak itu. Bukan hanya pada pembenahan teknologi saja, namun dari sisi lainya. Hal ini amat perlu di perhatikan demi kelangsungan bumi ini. Mungkin perlu kesadaran yang tinggi untuk pembenahan- pembenahan tersebut. Dan semua itu bisa di mulai dari diri kita sendiri.
Baca Artikel ini juga :

FEATURE VIDEO

BLOGWALKING FORUM

JOIN | SUBMIT ARTIKEL
 
rss